antara jembatan baru, fasilitas umum versus vandalisme

hari libur ini gue ngajakin keponakan gue faisal alias ical alias icang untuk gowes pagi, rutenya ga jauh-jauh banget cuman dari rumah ke jembatan baru. ical biasa nyebut namanya dengan nama icang (bukan saya, aku, dia ataupun kamu), umurnya 6 tahun dan sekarang lagi menjalankan jenjang pendidikanya di tk aisyah, tk langganan keluarga dan tetangga gue, secara tknya disitu semua.

IMG_1521

suasana grogot pagi

pagi ini tanah grogot  (namanya udah diganti sama yg punya kampung menjadi tana paser, gue lebih suka nyebut grogot karena udah kebiasaan) cukup lengang. kalau mau lihat view terbaik kota tanah grogot, ya dari atas jembatan ini. sangking ngetrennya jembatan ini, tiap malam oleh anak-anak motor dijadikan tongkrongan, sekedar untuk membuang waktu menghabiskan malam. gue kira wajarlah kalau sebagian abg grogot ngongkrong disini. secara ga ada mall, ada sih plaza tapi lebih kelihatan kayak pasar bertingkat.

Gambar

jebretan jembatan versi fotographer grogot dimalam hari, keren kan

Gambar

jebretan jembatan versi gue, natural banget kan😛

miris juga liat jembatan yang tergolong masih baru ini, lampu-lampu sebagian udah hilang. entah apa yang ada dipikiran orang yang nyolong itu lampu. mungkin dirumahnya ga ada lampu, padahal di grogot sering mati lampu, gue saranin lebih baik dia nyolong lilin, kalau malam bisa jadi penerangan kalau listrik mati atau untuk ‘cari duit’. hehe.

Gambar

lampu yang belum berhasil di colong si tangan panjang

Gambar

dan ini yang berhasil di colong😦

ga cukup dengan lampu-lampu yang ilang, corat-coret disana sini juga ga enak banget diliat. entah alay atau untuk nunjukin eksistensinya. perbuatan ini adalah perbuatan yang norak banget menurut gue. norak, sekali lagi norak!

Gambar

mungkin ada beberapa kata yang harus disensor supaya icang ga baca

lampu ilang, corat-coret, belum lengkap kalau bukan masalah kebersihan yaitu sampah, karena jadi tempat tongkrongan wajarlah kalau banyak sampah yang ditinggalkan oleh mereka itu. mungkin yang suka nongkrong dijembatan nyalahin pemerintah karena ga ada tong sampah dijembatan. (muke gile aja, lu sangka jembatan itu punya nenek moyang mu apa). haha..

Gambar

beberapa sampah yang ga berhasil terjun bebas kesungai

oke, kita bahas yang terakhir yaitu masalah konstruksinya, coba liat di gambar, ada keretakan dan jalannya turun, serem juga kan. untung aja (ciri khas orang indonesia, walau kena musibah tetap untung) jalan yang turun bukan tengahnya, kalau iya bisa berabekan.  jangan sampe tragedi jembatan kukar terjadi di tanah grogot. (kota kita bisa terkenal cuy).

cukup deh bahas jembatan baru, gue juga ga tau apa nama jembatannya.

ayo kita lanjut gowes cang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: