Gaji Standar Security BI

Setelah di cek di google translete terjemahan bener aja, penulisan satpam atau keamanan adalah security, malu kan kalau buat judul salah dalam penulisannya. Heran juga, yang namanya bahasa inggris emang sulit banget dipelajari atau emang otak gue yang ga sanggup lagi belajar bahasa inggris. Secara dari SD, SMP, SMA, Kuliah dan sekarang udah kerja, bahasa inggris gue hancur banget dan bisa dibilang bahasa inggrislah yang buat hidup gue standar kayak gini. Damn you English!!! Hikss T^T

Judul yang gue angkat di postingan ini terinspirasi dari percakapan atasan gue tadi siang (artinya gue bawahan yaa…). Masih masalah gaji dan bonus akhir tahun dimana tidak ada kata puasss didalamnya. Selalu ada yang bandingin dan tanya-tanya berapa bonus akhir tahun yang kita dapat. Akibat banyak yang tanya bonus yang gue dapet dan lalu gue bandingin, ternyata bikin gue jadi ngiri. Kinerja gue selama tahun 2012 dianggap ‘standar’. Jadilah gue ga puas dengan bonus tersebut. Oia, cara cek orang yang bonusnya gede tuh gampang. Pertama, dia diem-diem aja dan kedua kalo ditanya berapa yang dia dapat pasti jawabnya “standar aja kok” kira-kira itu.

“Woyy!, kok belum nyambung sih, apa yang lo bahas dengan judul postingan lo!”
“Bentar, ni juga mikir gimana cara nyambunginnya goblok, orang belum pinter!”

Mulai deh otak gue ngacau. Ada satu percakapan yang gue denger bahwa gaji pokok seorang security bank Indonesia sekitar 4 jutaan ke atas. Denger hal itu gue langsung speechless. Security yang level pendidikan tertingginya cuman SMA ternyata gajinya 2X lipatnya gue. Itu baru security belum lagi pegawai-pegawainya. Memang deh, ini yang buat galau.

“Tau ga, kenapa pegawai kita seperti pegawai elite?” “Itu karena orang tuanya memang sudah kaya, jadi sudah punya motor dan mobil dari orangtua kalau turun kerja”

Bener juga, beberapa teman ke kantor pake mobil, eh ga taunya mobil punya ortu. Kecuali gue, pake motor baru kekantor dan bukan dari ortu, tapi dari hasil kredit yang akan lunas bulan juni nanti. Hahaha…

Intinya uang, duit, money, pitis dan apapun lah itu ga bakalan buat kita puas. Menteri negara kita aja udah banyak duit masih aja korupsi. Supaya bikin puas itu ya bersyukur, terserah mau bagaimana cara bersyukurnya. Ada yang bagi-bagiin sebagian gajinya ketetangga sekitar yang membutukan, ada yang pinjemin uang untuk beli jilbab online dengan bentuk yang aneh-aneh, ada yang traktir teman sekiranya dia lagi bokek karena gajinya habis buat nutup utangan bulan kemarin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: