Sedih Vs Senang

Tau g ? ternyata disaat kita lagi sedih yang kita butuhkan hanya sebuah cerita yang membuat kita senang, sehingga luluhlah kesedihan itu. Dan ketika kita lagi senang, yang kita butuhkan adalah cerita sedih sehingga kita dapat merasakan bahwa kesenangan itu hanya sebentar. Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengetahui hal ini. Berdasarkan pahit manisnya kehidupan yang gw jalani. Jangan menjadi orang yg selalu berharap ada ‘durian jatuh’ dari langit. Makdsug gw, jangan berharap kesedihan itu akan hilang sendirinya tanpa ada usaha untuk menyelesaikan kesedihan itu.

Disaat gw sedih banget ketika isi dompet gw habis padahal masih awal bulan, disaat gw gagal dapetin beasiswa padahal temen-temen yang gw bantuin dapat, disaat gw keingatan ma ‘mantan kekasih’ de el el. Pasti ada kesenangan di balik semua itu, terlebih lagi saat gw nerima sms motivasi dari Bang Heri (temen gw yg udah lulus kuliah & skg dah jadi guru) yg isinya :

“Hidup adalah untaian tawa dan air mata, yakinlah tidak ada kesusahan yang abadi kecuali dineraka dan tidak ada kesenangan yang abadi kecuali di surga. Dimuka bumi ini keduanya silih berganti menghadang perjalanan kita. Bersyukurlah saat dihadapkan pada kesenangan dan bersyukurlah saat dihadapkan pada kesusahan. Jangan melihat kesulitan pada suatu kesempatan, tapi lihatlah kesempatan dalam setiap kesulitan. Masalah apapun yg menghadang, sesulit apapun itu yakinlah kita bisa melewatinya. Karena ujian dan Allah SWT tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hambanya. Sesungguhnya masalah-masalah dalam hidup itu akan membuat kita semakin kuat jika kita menyadarinya. Jangan seperti pecundang yang hanya ingin senang tapi takut susah, jadilah orang yang berani susah tuk’ senang”.

Gila keren bgt tuh, setidaknya menurut gw gt. Gw g tw, berapa pesan yg dihabisin Bang Heri, thanks bgt ya Bang.

Oke, kembali kemasalah semula, menurut gw untuk keluar dari kesedihan, yg harus bekerja itu otak ato logika, bukan perasaan. Karena kalo kita mikir pake otak pasti akan ada jalan keluar untuk bebas dari kesedihan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: